Blog Archives

Perjalanan Pulang Kampung
Tuesday, May 26th, 2009 | Author: acenk

Akhirnya bisa juga nambahin isi blog seteleh 6 hari off karena ngga bisa akses internet selama di kampung halaman. Kampung halaman? Yup benar tepatnya dari tanggal 20 sampai dengan 24 Mei 2009 aku berada di kota kelahiranku yaitu kota Malang. Kok bisa ngga bisa akses internet? Ya mungkin itu pertanyaan yang muncul juga kenapa di kota yang lebih maju dari pada Purwakarta aku ngga bisa akses internet? Bukan karena ngga ada akses internet di kota kelahiranku, sebab disini warnet bertebaran dimana-mana dan pilihan provider juga banyak mulai dari yang GSM, CDMA, sampai 3G juga ada, namun masalahkan karena padatnya jadwal selama di Malang aku ngga sempet bisa buka komputer.

Awal perjalanan aku mulai dari berangkat dari rumah sekitar jam 8 pagi dengan membawa 1 buah tarvel bag dan 1 buah tas punggung yang berisi pakaian dan oleh-oleh buat keluarga di Malang. Setelah menunggu kurang lebih 30 menit di tepi Jl. Veteran akhirnya bus Mayaraya lewat juga dan akhirnya aku bersama istri naik bus warna hijau itu. Harusnya sih aku naik bus Warga Baru karena rencananya akan turun di terminal Kampung Rambutan sedangkan bus Mayaraya yang jurusan ke Bogor cuman lewat UKI, namun dengan pertimbangan waktu akhirnya aku putuskan naik bus Mayaraya saja. Tarif naik bus dari Purwakarta ke UKI adalah sebesar Rp. 13.000/orang sehingga uang Rp. 50.000 yang aku berikan kepada kondektur bus dikasih kembalian Rp. 24.000.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam akhirnya aku sampai juga di UKI – Jakarta dan aku berserta istri turun di daerah tempat ‘ngetem’ bus tersebut. Setelah menyalurkan HIV (hasrat ingin vivis) maka kendaraan yang aku gunakan selanjutnya adalah menggunakan taksi. Rencananya sih dari UKI mau naik bis lagi ke terminal Kampung Rambutan untuk selanjutnya naik bus ke arah Bandara Soekarno-Hatta. Namun karena melihat istri yang sedang hamil 5 bulan aku ngga tega untuk ngajain naik bus ke terminal Kampung Rambutan makanya aku putuskan naik taksi.

Setelah berjalan beberapa meter akhirnya ada taksi Blue Bird yang berhenti dan si supir taksi menawarkan kita untuk naik taksinya dan aku pun menganggun mendakan aku setuju naik taksi dia. Setelah melihat respons positif dariku si supir dengan cekatan mengabil travel bag aku untuk dimasukan kedalam bagasi. Setelah masuk kedalam taksi aku minta supir meluncur ke Bandara Soekarno-Hatta tepatnya di terminal 1B.

Perjalanan kurang lebih 1 jam aku tempuh untuk mencapai terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta dari UKI. Sesampainya diterimal 1B aku lihat argo taksi menunjukan angka 116.000 artinya aku itu angka yang harus aku bayar dan akhirnya aku keluarkan uang 1 lembar 100.000 dan 1 lembar 20.000. Setelah menerima uang dari aku supir mau memberikan kembalian namun aku tolak agar uang kembaliannya menjadi tips buat si supir.

Setelah turun dari taksi aku dan istri hunting tempat makan di terminal 1B karena dari pagi belum mengisi perut sehingga perut terasa lapar banget. Setelah keliling akhirnya kami memutuskan mengisi perut kita di restoran AW denga menu standart yaitu ayam goreng plus nasi putih dan orange jus. Ya walaupun tidak nendang buat perut aku tapi ngga papa lah buat ganjel sampai Malang nanti.

Setelah selesai makan jam menunjukan pukul 11.50 dan setelah selesai makan aku bersama istri menuju loket dari Sriwijaya Air untuk melakukan check in. Setelah check ini akhir aku dapat kursi nomor 14D dan 14E harusnya dapat 14F karena aku minta ke si mbak yang bagian check in tempat duduk deket cendela. Selesai check in aku menuju tempat tunggu dan masa-masa menjenuhkan aku mulai di tempat ini menunggu sekitar 2 jam lagi karena jadwal penerbanganku adalah jam 13.55. Waktu tunggu aku habiskan keliling ke toko-toko yang ada di ruang tungu dan juga foto-foto bareng istri (narsis mode on).

Waktu di jam yang ada di ruang tunggu menunjukan pukul 13.25 dan aku bersama istri bergegas menuju gate 7 yang tidak jauh dari ruang tunggu. Namun setelah memasuki ruang tunggu gate 7 perasaan kok ngga enak soalnya ada penumpukan penumpang dan akhirnya terjawab juga perasaan ngga enakku yaitu pesawat delay kurang lebih 1 jam. Wah…. harus nunggu lagi nich…… sebab kata staf Sriwijaya Air yang ada di gate 7 pesawat rencananya berangkat jam 15.00. Penantian tiada akhir bagiku………..

Setelah lontang-lantung ngga jelas di ruang tunggu gate 7 akhir tepat pukul 15.00 staf Sriwijaya Air mengumumkan bahwa seluruh penumpang jurusan Jakarta – Malang untuk naik ke pesawat. Akhirnya penantianku berakhir juga karena kemungkinan terburuk yaitu penerbangan dibatalkan sudah menghantui pikiranku. Namun syukurlah Sriwijaya tidak tega untuk membatalkan penerbangannya ke Malang sore itu. Naik ke dalam pesawat tempat duduk aku adalah di dekat cendela dengan posisi dekat dengan sayap pesawat. Jadi pemandangan diluar selain awan putih yang indah tentunya dengan kombinasi sayap pesawat

Setelah menempuk perjalanan sekitar 1 jam 10 menit akhirnya aku mendarat dengan selamat di Bandara Abdurahman Sales Malang walaupun dengan sedikit hardlanding. Waktu menunjukan pukul 16.15 aku sampai di ruang tunggu bandara untuk menunggu pengambilan barang. Bersyukur seluruh barang bawaanku ngga ada yang rusak bahkan hilang. Setelah mengambil barang aku menuju loket pemesanan taksi dan aku memesan 1 buah taksi menuju daerah Ngaglik dengan biaya Rp. 75.000,-. Taksi meluncur meninggalkan bandara ditemani hujan rintik-rintik.

Berhubung perut sudah ngga mau di ajak kompromi dan si dede dalam kandungan istri juga nendang-nendang maka aku minta ke supir taksi untuk mampir ke depot bakso Malang dan diputuskan kita ke depot Bakso Malang Mas Gun di daerah Kayu Tangan. Keistimewaan Bakso Gun adalah kita bisa self service untuk mengambil bakso dan ada kompor untuk menghangatkan kuah bakso.

Puas dengan porsi dari Bakso Gun perjalan selanjutnya adalah menuju rumah orang tua ku di daerah Ngaglik. Perjalanan dari Bakso Gun ke rumah ditempuh selama kurang lebih 10 menit. Akhirnya aku menginjakan kaki dengan selamat di rumah orang tuaku sekitar pukul 18.30.

makan aw

Nikmatnya makan di AW Restaurant Bandara Soekarno-Hatta

Menuju Ruang Tunggu

Foto dulu sebelum menuju ruang tunggu

Di ruang tunggu

Narsis bareng diruang tunggu

Foto di daftar penerbangan

Ini jadwal penerbangannya ya……

Menunggu di Gate 1

Betenya menunggu penerbangan yang delay

Pesawat Sriwijaya Air

Inilah pesawat yang akan membawa kami menuju Malang

Persiapan Perjalanan Jauh
Tuesday, May 19th, 2009 | Author: acenk

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu datang juga, yaitu tanggal 20 Mei 2009 besok aku akan pulang kampung ke kota kelahiran Malang. Karena tahun ini ngga pulang kampung pas lebaran maka jadwal pulang kampung dimajuin, memajukannya juga ngga bisa sembarangan karena harus pas masa kehamilan aman buat istri tercinta yaitu pada trimester kedua. Setelah dicari-cari dapatnya pas bulan Mei 2009 karena tanggal 21 Mei 2009 tanggal merah sehingga mengajukan cuti tanggal 20 dan 22 Mei 2009 sehingga bisa liburan selama 5 hari di Malang.

Sewaktu belum menikah aku sudah sering melakukan perjalanan jarak jauh dengan tujuan mulai dari kota-kota yang ada di pulau Jawa sampai diluar pulau Jawa. Kendaraan yang aku gunakan untuk perjalanan mulai dari naik motor, naik bus, naik kereta api, naik pesawat, sampai dengan kapal laut. Selama melakukan perjalanan jarak jauh tersebut aku tidak terlalu banyak persiapan, hanya menyiapkan kondisi fisik harus fit waktu keberangkatan, lalu pakaian secukupnya, dan tentunya dana yang cukup untuk melakukan perjalanan.

Namun untuk perjalanan kali ini bersama istri tercinta persiapan yang aku lakukan cukup banyak juga dibanding saat masih bujangan. Beberapa hal yang persiapkan untuk perjalanan kali ini adalah:

  1. Memesan tiket jauh-jauh hari, karena istri sedang hamil maka aku putuskan pulang ke Malang menggunakan pesawat dengan pertimbangan waktu tempuh menggunakan pesawat cukup singkat yaitu kurang lebih 1,5 jam dari Jakarta ke Malang jauh berbeda dengan kereta api yang bisa mencapai 16 jam dan karena tanggal keberangkatan adalah dihari liburan anak sekolah dan ada tanggal merah di tengah minggu maka pasti tanggal favorit untuk liburan sehingga dipastikan harga pesawat diposisi tinggi untuk tanggal favorit tersebut. Maka dari itu memesan tiiket 1,5 bulan sebelum tanggal keberangkatan dan ternyata benar hari ini aku tanya ke Sriwijaya Air posisi tiket untuk keberangkatan tanggal 20 Mei 2009 dari Jakarta ke Malang sudah masuk di angka 800ribuan dan saat aku membeli tiket masih angka 400ribuan
  2. Kondisi bayi harus dalam kondisi baik dan sehat, maka dari itu aku awal bulan aku melakukan cek up ke bidan dan satu hari sebelum keberangkatan aku cek ke dokter sekalian minta surat keterangan sebagai reverensi dokter di Malang nanti jika ada masalah dengan kandungan istri
  3. Alokasi dana yang lebih besar, hal ini jelas karena dulu cuman bawa badan sendiri sehingga dana yang dibutuhkan tidak terlalu banyak sedangkan saat ini aku membawa 2 orang tambahan yaitu istriku dan calon dede yang sedang dikandung ama istriku
  4. Menyusun rencana selama di Malang, aku sudah menset rencana kemana saja dan apa saja yang aku lakukan selama di Malang agar waktu yang ada dapat termanfaatkan dengan baik namun tanpa memforsir tenaga istriku yang sedang hamil
  5. Membawa obat-obatan dan vitamin, hal ini jelas tidak boleh terlupakan obat-obatan dan vitamin yang disarankan dokter atau bidan harus dibawa agar selama diperjalanan maupun selama di Malang kondisi janin dalam kondisi baik
  6. Berdo’a, ini hal tidak kalah pentingnya yaitu meminta perlindungan dari Yang Maha Kuasa agar selama perjalanan berangkat, selama di Malang, sampai dengan kembali ke Purwakarta dalam keadaan sehat wal’afiat.

Mungkin hal-hal diatas sedikit hal yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan perjalanan jarak jauh bersama dengan istri yang sedang hamil dan semoga bisa bermanfaat juga buat para pembaca. Salam

Anak Siapa?
Monday, May 18th, 2009 | Author: acenk

Pertanyaan seperti pada judul di atas muncul setelah saya melakukan obrolan ringan dengan Bibi dari istri saat berada di rumah mertua hari Minggu kemarin. Dari obrolan itu kita membahas tentang permasalahan yang muncul dari keluarga yang kedua orang tuanya bekerja. Dimana permasalahan akan muncul jika pasangan suami-istri sudah memiliki anak, yaitu permasalahan siapa yang akan mengasuh anak tersebut jika suami maupun istri sedang bekerja?

Permasalahan dengan siapa anak saat orang tua bekerja menjadi hal yang selalu ada bagi pasangan yang memiliki pekerjaan. Saat orang tua bekerja bisa saja anak bersama dengan pembantu, pengasuh, atau orang tua. Pengasuh bisa saja pengasuh yang datang kerumah atau pengasuh berupa tempat jasa penitipan anak. Jika kita memilih pembantu yang menjaga anak kita bisa mendapatkan 2 hal, yaitu pertama pembantu mengurus anak kita sambil menjaga dan membersihkan rumah. Alternatif yang lain adalah anak bersama dengan orang tua kita, baik orang tua yang diminta datang atau anak kita titipkan kepada orang tua.

Menitipkan anak kita kepada orang lain mempunyai plus dan minus masing-masing. Nilai plusnya tentunya kita sebagai suami ataupun istri tetap bisa berakitifitas di tempat kerja kita tanpa diganggu tangisan anak kita. Sedangkan nilai minusnya adalah kita tidak dapat memberikan kasih sayang secara penuh kepada anak, sebab selama kita bekerja kasih sayang yang di dapatkan oleh si anak berasal dari orang lain. Terutama saat anak masih pada masa kelahiran pertama dan masa-masa tumbuh maka didikan versi orang yang mengasuh dia yang lebih domininan dibanding didikan dari orang tuanya sendiri karena waktu dengan orang lain yang lebih lama dibanding waktu dengan orang tuanya.

Dulu sebelum menikah, saya sangat idealis bahwasannya nanti kalok istri saya sudah melahirkan anak maka dia harus berhenti bekerja sehingga istri saya bisa 100% menjaga anak. Namun saat sudah menjalani pernikahan yang mau menginjak 5 bulan dan istripun sudah mengandung anak kami memasukan usia kandungan 4,5 bulan kebimbangan muncul dipikiran saya. Di satu sisi saya ingin anak saya mendapatkan perhatian penuh dari ibunya namun disatu sisi karir istri mulai bagus. Saya masih dapat memberikan kelonggaran karena istri berkarir sebagai PNS dimana menjadi seorang PNS mempunyai kelonggaran dalam bekerja tidak seperti kita menjadi karyawaran swasta. Akhirnya keputusan yang selalu diambil oleh keluarga yang orang tuanya bekerja adalah anak harus dititipkan kepada orang lain dan pilihan yang aku ambil adalah anak dititipkan di rumah mertua. Sehingga 1 bahkan 3 tahun setelah kelahiran anak pertamaku harus tinggal di rumah mertua.

Terasa berat memang, tapi inilah konsekuensi yang harus diambil oleh pasangan suami-istri yang keduanya bekerja. Tentunya harus ada yang mengalah terutama istri untuk melepas karir bekerjanya agar orang tua dalam hal ini Ibu dapat selalu memantau perkembangan anaknya.

Secara biologis anak dilahirkan oleh Ibunya, namun karena Ayah dan Ibu dari anak tersebut harus bekerja maka anak tersebut diasuh orang lain dimana waktu paling banyak dari si Anak adalah bersama dengan orang lain tersebut sehingga didikan secara langsung maupun tidak langsung didapatkan oleh si Anak dari orang lain. Jadi anak siapa si Anak itu?

Pendapatan Instan
Thursday, May 14th, 2009 | Author: acenk

Dalam kehidupan yang katanya kehidupan modern saat ini berbagai hal coba untuk dibuat instan dan dapat dimanfaatkan secara cepat. Semua proses yang sebelumnya dibuat bertele-tele atau harus melewati beberapa langkah untuk menghasilkan sesuai dibuat sedemikian rupa menjadi tidak bertele-tele lagi. Salah satunya adalah mengenai cara mendapatkan uang.

Dulu orang tua kita harus bekerja keras diluar rumah untuk mendapatkan uang guna membiayai kebutuhan keluarganya. Jika orang tua kita seorang petani, dia harus keluar rumah menuju sawah untuk mencangkul tanah yang ada di sawah dibawah terik matahari guna mendapatkan penghasilan. Namun hal itu semakin tidak menarik buat orang-orang saat ini, sebab orang saat ini menginginkan pekerjaan yang tidak terlalu mengeluarkan energi namun dapat menhasilkan pendapatan yang luar biasa.

Salah satu cara yang digunakan untuk mendapatkan pendapatan yang cepat namun tanpa mengeluarkan energi yang besar adalah dengan menggunakan kemampuan teknologi. Dimana salah satu teknologi yang digunakan adalah teknologi internet yang dimanfaatkan untuk mendapatkan uang. Mungkin dari Anda pernah mendengar istilah online marketing atau cara berjualan di internet, dimana hal ini merupakan salah satu tren yang sedang banyak digunakan dan dimanfaatkan oleh orang dengan mulai banyaknya pengguna internet di Indonesia.

Beberapa dari Anda kemungkinan pernah mendapatkan email dari seseorang yang mungkin Anda kenal atau bahkan tidak kenal yang menawarkan cara mendapatkan uang dalam jumlah yang cukup besar namun dengan cara yang mudah. Dimana banyak cara yang ditawarkan oleh program-program pendapatan instan tersebut, mulai dari sistem mlm, arisan berantai, hypid, sampai permainan valas.

Saya adalah salah seorang yang sering mendapat email penawaran untuk mengikuti program-program tersebut dan penasaran juga untuk mengikutinya. Guna menutup rasa penasaran tersebut maka saya coba mengikuti beberapa program yang ditawarkan oleh email-email tersebut. Berikut beberapa program online yang ‘katanya’ dapat menghasilkan uang secara instan dan cepat:

Inter Metro Fund
Program ini adalah menghimpun dana dari orang-orang yang ingin berinvestasi kemudian uang mereka dikumpulkan dan diputar dalam bisnis valas dan saham oleh sang admin. Awal berjalan cukup bagus dari beberapa level bagi hasil saya sudah mendapatkan 2 level pertama. Dengan setiap levelnya masa perputarannya adalah 50 hari. Namun sayangnya karena krisis ekonomi pada akhir tahun 2008 menyebabkan program ini ngga jelas akhirnya hidup segan mati pun tak mau. Situsnya ada di www.inter-metrofund.com

22 Hari Profit
Program ini mirip sekali dengan program dari Inter-Metrofund yaitu menghimpun dana kemudian dana tersebut diputarkan dalam bisnis untuk mendapatkan profit kemudian profitnya dibagikan kepada anggota program. Untuk program 22HariProfit ini dana yang diputarkan ‘kata’ si admin adalah di bisnis UKM, seperti modal untuk penjual bakso, warung nasi, dan bengkel. Namun sejak awal mengikuti dan mentransfer dana sampai saat ini program ini ngga jelas dan saya menyimpulkan program ini adalah penipuan. Situsnya pun saat ini sudah entah kemana, terakhir situsnya bisa diakses di www.22hariprofit.com

Bisnis 5 Milyar
Program ini adalah program dengan basis sistem MLM dengan dasar menjual ebook. Awalnya udah males ikutan MLM karena susah juga menyakinkan orang untuk ikutan sih, tapi karena banyak juga teman-teman dikantor yang ikutan maka akhirnya luluh juga buat ikutan. Karena kurang bagus dalan menjualnya dari ikutan program ini sampai saat ini belum juga mendapatkan downline. Situsnya bisa diakses di http://my.acenk.com atau http://www.bisnis5milyar.com/index.php?id=arialblue

Komisi Express
Program ini kalok menurut saya sih seperti arisan dengan sedikit kombinasi MLM. Jadi kita bisa mendapatkan bagi hasil dengan setiap level memiliki bagi hasil tersendiri semakin tinggi level bagi hasilnya juga semakin tinggi. Kenaikan level kita ditentukan oleh banyaknya anggota yang mendapatkan setelah kita bukan anggota dibawah kita seperti pada sistem MLM jadi diam pun kita bisa naik level. Situsnya bisa anda lihat di http://komisi.acenk.com atau http://www.komisiexpress.com/?ref=575

Jika Anda penasaran dengan program-program yang menjanjikan pendapatan yang luar biasa silahkan Anda mencobanya. Namun ada 1 hal saya sarankan sebelum anda mentransfer biaya untuk menjadi anggota program-program tersebut pastikan nilai dari dana pendaftaran tersebut tidak terlalu bernilai buat Anda. Artinya jika Anda kehilangan dana sebesar uang pendapaftaran Anda tidak sampai stress atau bunuh diri. Sebab kemungkinan Anda gagal dalam program tersebut dan tidak mendapatkan apa yang dijanjikan oleh si pembuatan program bisa Anda dapatkan. Janji-janji ada pada setiap program belum tentu terjadi pada Anda hanya kerja keras dan keberuntungan Anda lah yang bisa menghadirkan kesuksesan seperti apa yang janjikan oleh pembuat program dan tentunya yang tak kalah pentingnya juga adalah kejujuran dari pengelola program. Selamat mencoba……

Kebebasan Berpendapat
Wednesday, May 13th, 2009 | Author: acenk

Selamat Pagi Indonesia………………….

Aktifitas rutin yang aku lakukan setiap pagi sesampainya di kantor adalah membuka laptop putih merek Zyrex kemudian konek ke internet lalu login ke situs absensi kantor. Selanjutnya tentunya Anda pasti tau jika Anda bekerja disebuah kantor yang mengandalkan informasi melalui internet yaitu cek email.

Pagi ini tidak ada email kantor yang baru atau pekerjaan tambahan via email, hanya yang rada mengganggu aku adalah isi dari email-email dari millis alumni SMK yaitu berisi pendapat-pendapat dari anggota millis yang membahas tentang pergolakan politik di negeri Indonesia ini. Ada satu subyek yang sangat ramai dibalas oleh anggota millis, namun hanya orang-orang itu juga sih yang balas he.. he… Jadinya sudah bisa ditebak arah bahasan dari masing-masing orang yang membalas emailnya. Ada yang sudut padangnya liberal, sosialis, agamis, bahkan yang asal nulis kata-kata juga ada.

Buat aku sih pagi-pagi sudah baca topik-topik yang berat cukup bikin pusing kepala aja, soalnya energi yang masih fresh di pagi hari harus tersedot dengan hal-hal yang ngga mendukung pekerjaan seperti ini. Namun di satu sisi inilah salah satu akibat dari kebebasan mendapatkan informasi dan juga kebebasan perpendapatan. Siapapun boleh perpendapat sesuai dengan kebenaran yang mereka pahami.

Disatu sisi hal ini ada baiknya, karena setiap orang bisa menyalurkan unek-unek yang ada di pikirannya. Namun disatu sisi tanpa ada kedewasaan dalam melihat perbedaan orang akan menjadi salah bertemu dalam sebuah konflik yang hanya diakibatkan oleh namanya perbedaan berpendapat. Kedamaian, keharmonisan, dan ketenangan tentunya akan terusik dengan adanya beradu argumentasi dari perbedaan pendapat yang berawal dari kebebasan perpendapat. Tinggal kerusikan itu dalam tingkat yang rendah, sedang, atau tinggi hanya masing-masing orang yang dapat menilainya.

Salam Pembuka
Tuesday, May 12th, 2009 | Author: acenk

Selepas acara pernikahan yang dilangsungkan pada 21-12-2009 aku ngga pernah menulis lagi, dengan tulisan terakhirku bisa dilihat di http://acenkblog.mywebwedding.com. Padahal di dalam otak ini banyak hal pengen ditulis. Mulai dari males, tidak ada waktu, atau ngga lagi mood adalah hal-hal yang membuat tangan ini kaku untuk menulis lagi.

Namun tanpa ada kemauan tentunya apa yang kita cita-citakan tidak pernah terwujud. Karena punya domain acenk.com yang ngga pernah dikelola dengan baik hanya difungsikan sebagai forwarder ke domain acenk.web.id, maka alangkah baiknya di manfaatkan.

Baiklah ini adalah coretan pertama di blog ini dan semoga bisa rajin bikin blog ya… he..he… Salam