Selama Dikampung Halaman Bagian 2
Wednesday, June 17th, 2009 | Author: acenk

Setelah beristirahat semalam di rumah Pak Lek di Kediri, keesokan harinya kami melanjutkan perjalanan kembali ke Malang. Karena hari itu adalah hari Jum’at sehingga Pak Lek dan Bu Lek haru ngantor, sehingga kami harus menunggu salah satunya pulang sebelum kami pamit. Setelah menunggu akhir Pak Lek pulang dulu sehingga kita pamitan ke Pak Lek saja karena kalok nunggu Bu Lek pasti lama. Sebelum kami pamit disempatkan dulu untuk foto bareng dulu tentunya buat kenang-kenangan donk. Sesi foto bersama selesai maka selanjutnya adalah melanjutkan perjalanan ke Malang melalui Batu.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam, akhirnya kami sampai juga di Kota Batu. Kami mampir dulu ke salah satu objek wisata yang menjadi kebanggaan kota Batu yaitu Jawa Timur Park (Jatim Park). Jatim Park adalah sebuah taman yang merupakan miniatur dari Jawa Timur, konsepnya mirip dengan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta. Di Jatim Park selain kita mendapat suguhan hal-hal yang berkaitan dengan budaya, namun juga kita mendapatkan hal-hal yang terkait dengan ilmu pengetahuan dan juga hiburan. Sebab untuk sarana hiburan di Jatim Park juga tersedia wahana-wahana permainan seperti go-kart, bom-bom car, columbus, rumah hantu, dan rollcoster. Selain itu juga ada mini zoo atau kebun binatang mini yang terdiri dari reptilia, burung, dan juga aneka ragam tanaman. Pengunjung pun diarahkan ke lokasi cindramata dan juga oleh-oleh makanan sebelum menginjakan kaki ke pintu keluar.

Setelah seharian penuh bermain-main di Jatim Park, maka sekitar pukul 16.00 kami memutuskan untuk keluar dari area Jatim Park dan tujuan selanjutnya adalah mengisi perut. Tempat makan selanjutnya adalah warung dengan menu khasnya adalah sate kelinci. Alasanku memilih tempat ini sebab setiap pergi ke Batu selalu terlihat pengunjung tempat makan ini selalu ramai, makanya pas ada waktu ke Batu aku sempetin makan di tempat ini. Ternyata tidak mengecewakan rasa sate kelinci dan juga rasa kelinci goreng di tempat ini.

Dengan berakhirnya cacing-cacing diperut berujuk rasa, maka kita siap melanjutkan perjalanan ke rumah Pak Lek yang ada di Singosari. Perjalanan dari Batu ke Singosari kurang lebih memakan waktu 1 jam. Sesampainya di rumah Pak Lek kita disambut seluruh keluarganya Pak Lek.  Kebetulan Pak Lek baru saja mendapatkan cucu pertamanya yang lahir kurang lebih 1 bulan sebelumnya. Dirumah Pak Lek ini kami melakukan silaturahmi karena aku dan istri berada jauh dari Jawa Timur sehingga jarang beranjangsana.

Kurang lebih kami berada di rumah Pak Lek selama 2 jam dan karena esok hari masih ada perjalanan lagi maka kami pun pamit pulang untuk istirahat. Cerita selanjutnya ada di bagian 3 ya….

foto bareng

Foto bareng sebelum pamit (Pak Lek, Aku, Istriku, Resti (adekku), Mamik, Ayahku)

Pintu masuk Jatim Park

Sebelum masuk foto dulu donk

foto bareng topeng

Diantara topeng-topeng

cucu pak lek

Cucu pertamanya Pak Lek di Singosari

Category: Catatan Lepas